Kenapa Soul Society bersettingkan Jepang? kalau boleh mengambil kesimpulan ngawur, saya rasa bagi pengarang yang kebangsaannya Jepang, dia akan lebih mudah membuat sesuatu yang bersettingkan kepada kebudayaan tempat dia hidup. Nggak seru kan kalau misalkan setting Soul Society pake model Roma Kuno, tapi karena minimnya pengetahuan yang dimiliki seorang mangaka Jepang terhadap Roma Kuno, seiring perjalanan Bleach nanti muncul kesalahan-kesalahan persepsi budaya atau semacamnya terus mangakanya diprotes sama penduduk Roma dan peneliti Roma Kuno karena dianggap violating culture.
Soal shinigami dan Jepang, gw rasa sih ada hubungannya sama kepercayaan di Jepang sendiri bahwa ada banyak dewa. Kalau misalkan pakai kebudayaan daerah lain yang erat kaitannya dengan kepercayaan di daerah itu... katakanlah Islam, Yahudi dan Nasrani... cmiiw nih ya, kalau pakai kebudayaan itu, dewa kematian bukannya hanya ada satu Izrail/Azriel/Azrael?
Setau gw, cukup sedikit daerah yang Tuhan/Dewa-nya bukan berbanding 1 banding banyak dengan umatnya. Bahkan di Yunani yang menganut banyak Tuhan sekalipun, penguasa dunia bawah cuman seorang Hades aja kan? Nggak ada yang lain

cmiiw deh.