Istana Es: Latar Cerita BLEACH Berikutnya!

Dalam wawancara pengisi kekosongan BLEACH selama tiga minggu ini, Kubo Tite mengungkapkan, arc berikutnya akan mengambil tempat di sebuah istana yang terbuat dari es!

Dari sketsa yang terungkap, segalanya terlihat diselimuti oleh es. Di bagian atasnya terlihat seperti air terjun raksasa, dan mungkin istananya terletak di atas air terjun itu. Menurut Kubo, tempat ini akan bercorak warna putih, dengan motif kebiruan dan perak. Kubo merencanakan tempat baru ini “bukan di Soul Society maupun Kota Karakura,” tapi juga “terletak di bawah suatu tempat” dan “berjarak tidak jauh [dari Soul Society atau Karakura]“.

Sketsa konsep di sebelah kiri atas (klik untuk memperbesar)

Berikut kutipan wawancaranya (dalam bahasa Inggris),

Kubo: The new arc is located neither in Karakura Town nor Soul Society. Although it is a new location, but it’s also “underneath somewhere” and “unexpectedly close.”

Kubo: In the new arc, I want to draw a place like a “palace of ice.” It will be colored white, with blues and silvers as well.

Dari keterangan yang diberikan Kubo, beberapa fans berspekulasi bahwa tema arc kali ini terkait erat dengan Hitsugaya atau penculikan Hitsugaya. Sementara, ada juga yang berspekulasi bahwa akhirnya Kubo Tite akan mengangkat tema Royal Realm yang berisi keluarga kerajaan Soul Society beserta para Royal Guard, seperti yang dijanjikan Kubo. Meski demikian, itu semua masih spekulasi.

Selain informasi mengenai hal ini, Kubo juga mengabarkan bahwa di arc berikutnya, Unohana Retsu akan maju dalam pertempuran, Kyouraku Shunsui akan menggunakan bankai, dan kemungkinan para Arrancar (khususnya Grimmjow) akan muncul kembali sebagai teman.

Ikuti terus informasinya hanya di Bleach Indonesia!

  • Written by: Xaliber
  • Share on others:
    Plurk! del.icio.us LiveJournal MySpace

Related Posts

One Trackback

  1. 4 February 2012 at 08:18

    [...] Kubo sudah memberi bocoran latar tempat (setting) arc (cerita) terbaru BLEACH. Sekarang, pada edisi terakhir wawancara Kubo Tite selama libur tiga [...]

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

*

*